LAUNCHING POS ILP DESA GRUDO RESMI DILAKSANAKAN, PERMUDAH AKSES LAYANAN KESEHATAN WARGA

Estimated read time 2 min read

Grudo, 3 Desember 2025 — Pemerintah Desa Grudo bersama Puskesmas setempat resmi meluncurkan Pos Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat desa. Kegiatan launching berlangsung pada Rabu, 3 Desember 2025, di gedung baru yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Grudo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Grudo Bapak Triono, Kepala Puskesmas dr. Nina, perangkat desa, tenaga kesehatan, kader Pos ILP, dan masyarakat. Launching Pos ILP sebagai pusat pelayanan kesehatan dasar, pemeriksaan sederhana, konsultasi kesehatan, KB, dan imunisasi balita. Bertempat di gedung Pos ILP Desa Grudo. Dilaksanakan pada Rabu, 3 Desember 2025.

Pos ILP dibentuk untuk mempermudah pelayanan kesehatan masyarakat, mengurangi antrean di puskesmas, serta meningkatkan upaya promotif dan preventif di tingkat desa. Pelayanan Pos ILP akan dijalankan oleh tenaga kesehatan puskesmas bersama dua kader terlatih, serta menjadi titik awal pemeriksaan masyarakat sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan bila diperlukan.

Dalam sambutannya, Bapak Triono Kepala Desa Grudo menyampaikan rasa syukur atas berdirinya Pos ILP. “Alhamdulillah, desa bisa memfasilitasi gedung untuk ILP. Semoga ke depan dapat berjalan dengan baik sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat. Kami berharap kerja sama yang baik antara desa dan puskesmas dapat terus terjalin. Serta kami siap untuk membantu meyebarluaskan informasi pada masyarakat terkait telah berdirinya POS ILP Desa Grudo” ujar Triono.

Kepala Puskesmas, dr. Nina, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah desa.
“Terima kasih atas dukungan desa yang telah membantu memfasilitasi gedung ILP. Harapannya, dengan adanya gedung ILP ini masyarakat tidak perlu lagi mengantre lama di puskesmas untuk cek kesehatan sederhana seperti tensi, gula, kolesterol, atau asam urat. Pelayanan KB dan imunisasi balita juga bisa dilakukan di sini,” jelas dr. Nina.
Ia menambahkan, “Jika ada masyarakat dengan kondisi berat, bisa langsung dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit. Pos ILP ini memfasilitasi masyarakat yang sehat maupun sakit untuk tetap berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.”

Acara launching ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, kemudian dilanjutkan dengan makan bersama seluruh peserta.